saat senja tinggal sedepa, kukoyak secarik jingga
: bercorak saputan lembayung mega. warna cinta
yang selalu ada, walau tercabik menjadi luka.
 
lelaki senja, malam t’lah tiba. tak perlu gundah,
cinta tak sirna. petang kita meredup pelan,
kelam malam biar kujelang sendirian. 

~ ~ ~
 
20 september 2007 ; 22.58 

2 Responses to “secarik jingga untuk lelaki senja”
  1. apakah senja dan malam berbeda? benar tapi hampir tak berbatas. bersanding dalam tirai tipis antara mereka.

  2. lelaki senja…????
    Maksudnya, seorang lelaki yg bagun tidurnya pas senja gtu ya teh..???
    Klo…di ultimus….
    mmmm…..
    He..he..he…

Leave a Reply